Penginapan di Perth, Australia: The Witch's Hat

Ketika jalan-jalan ke Perth, Australia pada Oktober 2015, saya dan teman saya, Asri menginap di The Witch's Hat selama empat hari tiga malam. Berikut plus minus yang saya rasakan selama menginap di sini.


Plus
  • Desain lucu. Harus saya akui desain bangunannya yang seperti topi penyihir adalah hal pertama yang menarik perhatian saya ketika melihat hostel ini di situs-situs pemesanan hotel. Unik!
  • Sarapan gratis. Setiap pagi ada sarapan gratis yang tersedia di dapur. Meskipun sarapannya standar seperti roti dan cereal tapi lumayan daripada beli lagi. Plus, mereka menyediakan buah favorit saya, jeruk. So I was pretty happy about it.
  • Free wi-fi. Koneksi wi-fi ini tersedia di lounge room atau ruang teve. Koneksinya cukup bagus. Tapi sayangnya koneksinya nggak sampai ke kamar saya yang agak jauh dari ruang teve. Mungkin untuk kamar yang dekat dengan ruang teve, akan dapat koneksi internet ini.
  • Lokasi tenang. Lokasinya yang di dalam perumahan membuat tempat ini tenang, jauh dari kebisingan. Bahkan semua penghuni disarankan untuk tidak menimbulkan keributan di atas jam 10 malam karena takut mengganggu tetangga. Untuk saya yang sudah capek keliling seharian, hal ini menyenangkan.
  • Tersedia mesin cuci. Untuk yang menginap lama bisa mencuci sendiri di sini. Tentunya harus bayar dan membeli sabun/detergen.
Minus
  • Lokasi tidak di pusat kota. Yap, di satu sisi ini menyenangkan karena bisa mendapatkan suasana tenang namun di sisi lain cukup membuat lelah, terlebih bila habis jalan-jalan seharian. Terletak di pinggiran Northbridge (148 Palmerston Street, Perth, WA 6000, Australia), untuk mencapai area pusat kota Perth membutuhkan jalan kaki sekitar 15-20 menit atau bisa naik CAT bus terdekat sekitar tujuh sampai 10 menit jalan kaki dari hostel.
  • Lantai karpet. Saya selalu merasa tidak nyaman dengan kamar beralas karpet. Tapi tiga kali jalan-jalan ke Australia, semua hostel yang saya inapi (di Melbourne, Sydney, Perth) beralaskan karpet. Mungkin agar tidak terlalu dingin.
  • Tidak ada lemari. Hanya ada rak kayu untuk menyimpan pakaian atau benda-benda penting di dalam kamar. Namun saya tidak terlalu mempermasalahkan ini karena saya menyewa kamar privat yang berisi dua tempat tidur untuk dua orang. Jadi tidak terlalu khawatir untuk masalah keamanan.
  • Tidak ada private bathroom. Baik itu kamar private atau kamar dormitory semuanya menggunakan sharing bathroom. 
Overall:
Dengan harga 240 AUD untuk dua orang selama tiga malam dan mendapatkan private room, not bad.

Note:
Yang saya tulis adalah berdasarkan pengalaman saya ketika menginap di sana. Sangat mungkin mereka memiliki fasilitas lain yang tidak saya coba.


Booking.com
----------@yanilauwoie----------

Find me at:
Instagram: yanilauwoie
Twitter: yanilauwoie
YouTube: yanilauwoie
LINE: @psl7703h

Blog Sebelumnya:


Share:

0 komentar