Serba Self-service di Australia

Setelah tiga kali mengunjungi Australia, satu dari banyak hal yang saya perhatikan adalah negara ini banyak menyediakan aturan self-service. Berikut di antaranya.


Mesin pembelian tiket kereta di Fremantle, Australia Barat

1. Pembelian tiket kereta. Kebiasaan membeli tiket kereta dengan dilayani seorang petugas di Indonesia, membuat saya dan Asri gagap budaya ketika harus melayani sendiri pembelian tiket kereta di Fremantle melalui sebuah mesin. Cerita kebodohan kami bisa dibaca di sini.

2. Pengisian bahan bakar. Sempat berkeliling dengan mobil saat di Melbourne, membuat saya mampir ke beberapa tempat pengisian bahan bakar. Di sini, tidak ada petugas yang menyambut. Kita harus mengisi sendiri bensin yang dibutuhkan. Setelah isi bensin, kita bisa membayarnya di mini market yang ada di situ. Yap, semua tempat pengisian bahan bakar memiliki mini market.

3. Pembayaran tiket parkir. Saat jalan-jalan ke salah satu pusat perbelanjaan di Melbourne, saya sempat heran ketika Trav mampir ke mesin besar yang menempel di salah satu dinding. "Kita harus bayar parkir dulu," ucap Trav sebelum kami meninggalkan mall tersebut. Yes, bayar parkirnya lewat mesin.

4. Pembayaran dengan kartu kredit. Di Indonesia saya terbiasa menyerahkan kartu kredit ke kasir ketika saya ingin membayar belanjaan di sebuah pusat perbelanjaan. Di Australia, kasir tersebut akan meminta kita yang memasukkan sendiri kartu kredit ke mesin yang tersedia dan melakukan prosesnya sendiri. Saya beberapa kali mengalami ini. Sudah pede menyerahkan kartu kredit, langsung kasirnya meminta memasukkan sendiri kartu kredit saya ke mesin pembayaran.

5. Pembayaran di supermarket. Ketika saya belanja di Coles, Melbourne mereka menyediakan 2 tipe pembayaran. Yang pertama dengan uang. Tentu saja ini melibatkan petugas kasir. Tipe yang kedua adalah pembayaran dengan kartu yang dilakukan secara self-service oleh pembeli.

6. Pembayaran transportasi. Melbourne memiliki aturan pembayaran transportasi dengan menggunakan kartu Myki. Baik bus, tram maupun train tidak menerima pembayaran dengan uang. Jadi kita harus membeli kartu Myki yang diisi oleh sejumlah nilai AUD yang sekiranya mencukupi untuk biaya transportasi kita. Kartu ini bisa diisi ulang. Saat naik kendaraan umum, tidak akan ada petugas yang heboh menagih ongkos karena tiap penumpang bisa men-tap sendiri kartu Myki mereka ke alat yang tersedia. 

Find me at:
LINE: @psl7703h
Instagram: yanilauwoie
Twitter: yanilauwoie


YouTube: yanilauwoie


Blog Sebelumnya:

Share:

0 komentar